Surabaya, pens.ac.id – Tim Riset Mata Elang Community Cyber Security Research Group (CSRG) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) resmi meluncurkan Mata Elang Stable Release versi 2.1. Pembaruan platform Network Intrusion Detection System (NIDS) berbasis open-source ini menghadirkan peningkatan fitur keamanan strategis guna memperkuat deteksi serta pemantauan jaringan di tingkat nasional.
Peluncuran versi terbaru ini dilakukan setelah mendapat persetujuan resmi dari Board of Directors (BoD) Mata Elang yang dipimpin oleh Prof. Kalamullah Ramli dari Universitas Indonesia. Meski merupakan pembaruan minor (minor update) dari versi 2.0, Mata Elang versi 2.1 membawa sejumlah peningkatan teknis yang signifikan. Pembaharuan tersebut meliputi penerapan mutual TLS (mTLS) untuk keamanan komunikasi antar-komponen, tata kelola sertifikat yang lebih terstruktur, pembaruan image sensor Docker ke versi “v2.1-debian”, serta penyempurnaan pada komponen Defense Center.
Ketua Tim Riset Mata Elang CSRG PENS, Dr. Ferry Astika Saputra, menjelaskan bahwa pengembangan versi 2.1 ini difokuskan pada keandalan operasional dan kemudahan integrasi di lapangan.
“Peluncuran Mata Elang versi 2.1 merupakan wujud komitmen kami dalam menyediakan platform pemantauan jaringan yang tidak hanya andal dan aman, tetapi juga fleksibel untuk diterapkan di berbagai infrastruktur vital. Melalui penguatan fitur keamanan seperti mTLS dan penyempurnaan Defense Center, kami berharap platform ini dapat menjadi solusi independen berbasis open-source yang siap mendukung kebutuhan Security Operations Center (SOC) serta menjaga keamanan Jaringan Intra Pemerintah,” ujar Dr. Ferry Astika Saputra.
Pengembangan platform ini turut melibatkan kolaborasi lintas lembaga, seperti Universitas Indonesia (UI) dan BPPT, serta mendapat dukungan penuh dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Wakil Direktur IV PENS, Dr. Ir. Firman Arifin, mengapresiasi keberhasilan tim riset atas hasil capaian tersebut. “Selamat kepada Tim Mata Elang Community CSRG PENS atas peluncuran Stable Release versi 2.1. Inovasi ini menunjukkan bahwa PENS tidak hanya menghasilkan riset berkualitas, tetapi juga menghadirkan solusi nyata yang dapat dimanfaatkan dalam penguatan keamanan siber nasional. Semoga Mata Elang terus berkembang, semakin banyak diadopsi, serta menjadi kebanggaan PENS dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (Hum)