Surabaya, pens.ac.id – Sebanyak 2.270 mahasiswa baru resmi menjadi bagian dari keluarga besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Dikukuhkan pada Sabtu (22/8), para mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 ini mengawali perjalanan di kampus inovasi untuk tumbuh menjadi talenta teknologi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu berkarya, berprestasi, dan memberikan dampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Berdasarkan laporan Penerimaan Mahasiswa Baru PENS Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 22.553 peminat mengikuti proses penerimaan melalui jalur SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.000 mahasiswa diterima melalui ketiga jalur tersebut dengan tingkat penerimaan sebesar 8,87 persen.

Secara keseluruhan, komposisi mahasiswa baru PENS tahun akademik ini terdiri atas 1.474 mahasiswa Sarjana Terapan (STr), 417 mahasiswa D3, 183 mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), 69 mahasiswa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), 50 mahasiswa program magister, 37 mahasiswa program doktor, serta 40 mahasiswa International Undergraduate Program (IUP).

Sebaran mahasiswa baru juga menunjukkan jangkauan PENS yang semakin luas. Data penerimaan mencatat mahasiswa baru berasal dari 30 provinsi di Indonesia, dengan Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni 1.745 mahasiswa atau 78,9 persen dari total mahasiswa baru. Selanjutnya terdapat mahasiswa dari berbagai provinsi di Pulau Jawa maupun luar Jawa, termasuk Papua, Nusa Tenggara Timur, Maluku, hingga Sulawesi Tenggara.

Tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, PENS juga menyambut mahasiswa internasional. Pada Tahun Akademik 2026/2027, terdapat mahasiswa asing asal Afghanistan yang menempuh studi pada Program Magister Teknik Informatika dan Komputer dengan Beasiswa KNB. Kehadiran mahasiswa internasional tersebut turut memperkuat atmosfer akademik PENS yang semakin terbuka dan berorientasi global.

Pengukuhan mahasiswa baru menjadi momentum penting bagi PENS dalam menyambut generasi baru yang akan menjalani proses pendidikan sekaligus mengembangkan potensi di tengah lingkungan akademik yang berorientasi pada teknologi, inovasi, dan prestasi.

Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa mahasiswa PENS mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan dengan kualitas yang berdaya saing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kawasan Asia Tenggara. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen PENS dalam menghadirkan pendidikan vokasi berkualitas yang tetap dapat diakses dengan biaya perkuliahan sesuai standar Indonesia.

“Di PENS ini, Anda menjalani proses perkuliahan dengan kualitas yang sama, atau bahkan bisa dikatakan lebih baik, dibandingkan dengan kampus-kampus politeknik lainnya di Asia Tenggara, dengan biaya perkuliahan yang sesuai dengan standar Indonesia.”

Pesan tersebut menjadi gambaran bahwa mahasiswa baru PENS memiliki kesempatan untuk menjalani pendidikan dalam lingkungan akademik yang memiliki daya saing regional. Dengan dukungan ekosistem pendidikan dan pengembangan teknologi yang dimiliki PENS, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan masa perkuliahan untuk terus mengembangkan kemampuan dan menemukan potensi terbaik dalam dirinya. Selama menjalani perkuliahan, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan hard skill, soft skill, dan karakter sebagai bekal menghadapi dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat.

Proses pendidikan di PENS tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan pengalaman, kemampuan berkolaborasi, inovasi, serta keberanian menghasilkan karya. Ekosistem tersebut turut mendukung lahirnya berbagai prestasi mahasiswa, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada 2026, PENS mencatat Juara 1 PILMAPRES Tingkat Nasional kategori Diploma. Prestasi internasional juga ditorehkan Tim Bamantara EEPISAT PENS yang berhasil meraih Juara 3 Dunia pada AAS Student CanSat Competition 2026 di Virginia, Amerika Serikat. Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa mahasiswa PENS memiliki ruang untuk mengembangkan kompetensi dan berkompetisi hingga tingkat global.

Berbagai capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa baru untuk terus mengembangkan potensi. Namun, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh nama besar kampus. Mahasiswa perlu membangun kualitas diri melalui kompetensi, karakter, pengalaman, dan karya sehingga mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Sebanyak 2.270 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 akan menempuh pendidikan di empat departemen PENS, yakni Departemen Teknik Elektro dengan 9 program studi, Departemen Teknik Informatika dan Komputer dengan 7 program studi, Departemen Teknologi Multimedia Kreatif dengan 6 program studi, serta Departemen Teknik Mekanika dan Energi dengan 3 program studi. PENS juga menyelenggarakan International Undergraduate Program, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta program pascasarjana.

Keragaman program pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya PENS menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sesuai bidang yang diminati.

Pengukuhan 2.270 mahasiswa baru ini menjadi awal perjalanan untuk belajar, bertumbuh, berkarya, berprestasi, dan berdampak. Semangat tersebut sejalan dengan arah Diktisaintek Berdampak dan Kampus Berdampak, agar pengetahuan, keterampilan, dan inovasi yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat diwujudkan menjadi karya dan kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Selamat datang dan selamat bergabung dengan keluarga besar PENS. Dari Surabaya menuju dunia. PENS JOSS, tradisi juara.